- Metode
Berdasarkan
kelebihan dari CBR, maka CBR bisa digunakan untuk memecahkan masalah
untuk memberikan informasi biaya sewa kost di Yogjakarta berdasarkan
kasus-kasus biaya sewa yang sudah terjadi sebelumnya. Yogjakarta yang
merupakan kota pelajar, setiap tahunnya akan didatangi oleh calon
mahasiswa yang akan beramai-ramai mencari informasi biaya sewa kost
untuk suatu daerah tertentu sesuai dengan kemampuan ekonomi
masing-masing. Dengan adanya sistem CBR ini tentu diharapkan akan
mempermudah calon mahasiswa untuk mencari tempat kost yang
diinginkan. Untuk setiap kasus yang ada akan disimpan ke dalam basis
kasus dengan menggunakan database dengan format sebagai berikut :
- Format Case Based
Nama
Field
|
Type
|
Ukuran
|
Nomor
|
Auto
Increment
|
|
City_distict
|
A
|
15
|
Address
|
A
|
15
|
Equipment
|
A
|
15
|
Ukuran
|
A
|
6
|
Cost
|
A
|
10
|
Terdapat enam
atribut
yang ada yaitu nomor, city_district
atau wilayah, address
atau alamat, equipment
atau
perlengkapan yang terdiri dari lengkap atau tidak lengkapnya
fasilitas kamar kost, ukuran kamar dan cost
atau biaya sewa kamar dengan A adalah sembarang karakter. Untuk
contoh kasus yang sudah ada dicase base, dapat dilihat pada tabel 2
dibawah ini :
- Case Base yang Ada di Database
1
|
cangkringan
|
jl.satria
|
complete
|
3x4
|
250.000,00
|
2
|
cangkringan
|
jl.daryo
|
complete
|
4x4
|
400.000,00
|
3
|
depok
|
jl.dahlia
|
not complete
|
3x4
|
400.000,00
|
4
|
depok
|
jl.megatruh
|
complete
|
4x4
|
500.000,00
|
5
|
depok
|
jl.dagelan
|
complete
|
3x3
|
350.000,00
|
6
|
depok
|
jl.wukir
|
not complete
|
3x5
|
450.000,00
|
7
|
depok
|
jl.wukir
|
complete
|
3x4
|
500.000,00
|
8
|
depok
|
jl.megatruh
|
complete
|
3x4
|
500.000,00
|
9
|
cangkringan
|
jl.dahlia
|
complete
|
3x4
|
250.000,00
|
10
|
cangkringan
|
jl.dahlia
|
complete
|
3x4
|
250.000,00
|
11
|
depok
|
jl.dagelan
|
complete
|
3x3
|
350.000,00
|
12
|
cangkringan
|
jl.wukir
|
complete
|
3x3
|
250.000,00
|
13
|
cangkringan
|
jl.daryo
|
not complete
|
4x4
|
400.000,00
|
14
|
cangkringan
|
jl.satria
|
not complete
|
3x5
|
250.000,00
|
Pada
tabel 2 terlihat bahwa city_distict
atau wilayah yang ada yaitu Cangkringan dan Depok.
- Representasi
Representasi
kasus yang digunakan adalah dengan menggunakan metode frame sebagai
berikut :
Nomor Kasus:1
Problem
Fitur
City_district
Cangkringan
Address jl.
satria
Equipment complete
Ukuran 3x4
Solution
Cost 250.000
- Indexing dan Pengukuran Kemiripan atau Similarity Kasus
Dalam mencari kasus
lama yang memiliki kemiripan dengan kasus yang baru maka akan
digunakan konsep similarity
measure
yang diperkenalkan oleh Tversky 1977 yaitu dengan menggunakan
persamaan berikut :
SMpq = α (common)
α (common) + β (different)
α (common) + β (different)
dimana
SMpg adalah similarity
measure
dengan p adalah kasus baru dan q adalah kasus yang tersimpan dicase
base.
Common
merupakan jumlah atribut yang sama sedangkan different
adalah jumlah atribut yang beda. Untuk suatu atribut yang mana pada
kasus lama dan kasus baru memiliki nilai yang sama akan diberi
nilai 1 sedangkan bila atribut kasus yang baru dan kasus yang lama
tidak sama maka diberikan nilai 0.
- Algoritma
Algortima
dalam sistem ini yaitu :
- Open case base yang ada di dalam basis data (DB)
- Input City_district
- Input address
- Input equipment
- Input ukuran
Proses
telusuri kasus:
- For i = 1 to n do
- Hasil = cari city_district yang sama dengan input yang di masukkan
- For x = 1 to hasil do
- If city_district input = city_district case base thenKemiripan = 1 else kemiripan = 0
- If address input = adress case base thenKemiripan = 1 else kemiripan = 0
- If equipment input = equipment case base thenKemiripan = 1 else kemiripan = 0
- If ukuran input = ukuran case base thenKemiripan = 1 else kemiripan = 0
- Total kemiripan = 0
- If kemiripan = 1 thentotal kemiripan = total kemiripan + 1
- Hitung kemiripan dengan persamaan 1Cari nilai terbesar :
- Terbesar = hasil common
- For y = 1 to hasil common do
- If terbesar < hasil common then Terbesar = hasil commonCari nilai yang sering keluar:
- Sering keluar = terbesar
- For i = 2 to sering keluar
- If sering keluar.harga = terbesar then
- Sering keluar=solusi
- Masukkan kasus baru dalam case base
Pengujian Sistem
Untuk menguji
sistem, maka akan dicobakan kasus baru dengan city_district
nya Cangkringan, alamat jl. Daryo, equipment
complete dan ukuran 3x4 seperti diperlihatkan pada gambar 2 dan 3
dibawah ini.
![]() |
|
Case Base
Awal
|
Untuk
langkah pertama maka dilakukan proses retrieval untuk mencari kasus
lama yang ada di basis kasus sesuai dengan indexnya yaitu
city_district sehingga akan didapatkan hasil kasus lama yang memiliki
index city_district Cangkringan sebanyak 7 data yaitu data ke 1, 2,
9,10,12,13 dan 14 sebagai berikut :
Tabel
3. Kasus yang mirip yang ada
1
|
cangkringan
|
jl.satria
|
Complete
|
3x4
|
2
|
cangkringan
|
jl.daryo
|
Complete
|
4x4
|
9
|
cangkringan
|
jl.dahlia
|
Complete
|
3x4
|
10
|
cangkringan
|
jl.dahlia
|
Complete
|
3x4
|
12
|
cangkringan
|
jl.wukir
|
Complete
|
3x3
|
13
|
cangkringan
|
jl.daryo
|
not
complete
|
4x4
|
14
|
cangkringan
|
jl.satria
|
not
complete
|
3x5
|
Untuk
menghitung nilai kemiripan maka dihitunglah nilai atribut yang ada
berdasarkan persamaan 1 diatas dimana nilai yang sama akan diberi 1
dan nilai yang beda dengan kasus baru akan diberi nilai 0 dan
hasilnya sebagai berikut :
Tabel 4. Proses
perhitungan nilai kesamaan atau similarity
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
3
/ (3+1)
|
0,75
|
250.000,00
|
2
|
1
|
1
|
1
|
0
|
3
/ (3+1)
|
0,75
|
400.000,00
|
9
|
1
|
0
|
1
|
1
|
3
/ (3+1)
|
0,75
|
250.000,00
|
10
|
1
|
0
|
1
|
1
|
3
/ (3+1)
|
0,75
|
250.000,00
|
12
|
1
|
0
|
1
|
0
|
2
/ (2+2)
|
0,5
|
250.000,00
|
13
|
1
|
1
|
0
|
0
|
2
/ (2+2)
|
0,5
|
400.000,00
|
14
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
/ (1+3)
|
0,25
|
250.000,00
|
Untuk
kasus nomor 1 didapat nilai common yaitu 3 buah dan nilai different 1
buah kemudian dengan menggunakan persamaan 1 maka didapat hasil
similirity
measure
0.75 demikian seterusnya dihitung sampai keseluruhan 7 kasus yang
ada. Dari tabel 4 didapatlah nilai kesamaan yaitu 0.25, 0.5 dan 0.75
dengan nilai kesamaan tertinggi adalah 0.75. Berdasarkan nilai
kesamaan tertinggi maka nilai tersebut akan menghasilan biaya sewa
kost sebanyak dua macam yaitu 250.000 dan 400.000. Kemudian
dihitunglah nilai
kemunculan
masing-masing sewa kost. Sewa kost 250.000 keluar sebanyak 3 kali
sedangkan sewa kost 400.000 keluar sebanyak 1 kali sehingga untuk
kasus yang baru ini maka akan sistem akan memberikan informasi sewa
untuk kasus baru yaitu kasus yang paling mirip dan paling sering
keluar dengan city_district
Cangkringan, alamat jl. Daryo, equipment
complete dan ukuran 3x4 yaitu 250.000 sebagaimana pada gambar 4
dibawah ini.
![]() |
|
Proses Perhitungan
|
Langkah
selanjutnya adalah kasus baru dan solusi baru akan disimpan didalam
case base yang ada. Hal ini akan mengakibatkan kasus dan solusi baru
akan tersimpan di basisdata sebagai data ke-15 sebagaimana yang
diperlihatkan pada gambar 5 di bawah ini. Proses simpan ini
merupakan proses retain dimana dipakai solusi baru sebagai bagian
dari kasus yang baru kemudian kasus baru tersebut akan di update
kedalam basis kasus (case
base).
|
Kasus Baru Disimpan
Sebagai Kasus ke 15
|
Referensi
- Adriana S.A, Indarto dan Abdiansah (2002). Penalaran Komputer Berbasis Kasus. Yogjakarta: Ardana media.
- Althoff, K.D. “Case-Based Reasoning”,Handbook of Software Engineering & Knowledge Engineering (ed. S.K. Chang) Vol 1, Singapore, World Scientific, 2001.
- Sankar K Pal dan Simon C.K. Shiu (2004). Fundations of Soft Case-Based Reasoning. New Jersey:Wiley Interscience Bonham.
- Sri Kusumadewi (2003). Artificial Intelligence (teknik dan aplikasinya). Yogjakarta :Graha Ilmu.
- Raghu Ramakrishnann dan Johannes Gehrke (2003). Database Management System 3rd edition. McGrawHill Education
- Ause labellapansa. Penalaran Berbasis Kasus Untuk Mengetahui Biaya Sewa Kost di Yogyakarta
RSS Feed
Twitter
4:17 PM
Unknown




0 komentar:
Posting Komentar